Sidang Tugas Akhir Daring

Internal - 11 Juli 2020 - 12:00 AM

Wabah Covid-19 yang melanda seluruh dunia turut berimbas kepada sistem pembelajaran di Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Institut Teknologi Kalimantan. Protokol kesehatan melarang adanya aktivitas yang melibatkan banyak orang pada waktu yang sama dan di tempat yang sama. Mempertimbangkan hal tersebut, maka penyelenggaraan Sidang Tugas Akhir mahasiswa Prodi PWK ITK dilaksanakan secara daring. Untuk menjaga kekhidmatan sidang walaupun dilaksanakan secara daring, maka ada beberapa aturan yang harus diikuti oleh seluruh peserta sidang. Peraturan tersebut antara lain:

  • Peserta wajib hadir 30 menit sebelum dimulainya sidang akhir.
  • Peserta sidang harus berpakaian rapi. Untuk Laki-laki memakai kemeja panjang polos warna bebas, celana panjang warna gelap, dan dasi. Untuk Wanita memakai kemeja polos warna bebas, rok panjang warna gelap, dan/atau kerudung polos.
  • Peserta harus berada pada satu ruangan khusus sendiri pada tempat tinggalnya dan memastikan kondisi sekitarnya sunyi, kondusif, dan pencahayaan baik sebelum hadir (join online meeting).
  • Peserta harus memastikan koneksi internet yang digunakan stabil dan PC yang akan digunakan memiliki kamera serta audio yang baik. Peserta tidak diperkenankan menggunakan kamera HP untuk display video.
  • Peserta wajib memperlihatkan kondisi ruangannya melalui kamera device yang digunakan saat diminta Ketua penguji untuk melakukan cek kondisi sesuai dengan ketentuan poin 3.
  • Peserta wajib langsung menampilkan materi presentasi sesaat setelah hadir, melakukan cek koneksi, tampilan share screen, dan kualitas audio.
  • Peserta hanya diberikan waktu presentasi maksimal 15 menit.
  • Peserta wajib menyiapkan segala sesuatunya yang berhubungan tugas akhirnya untuk menjadi bukti pelaksanaan TA yang terbebas dari unsur kecurangan
  • Peserta wajib menyalakan video dan audio selama sidang berlangsung.
  • Peserta berhak merekam jalannya sidang untuk dokumentasi pribadi.
  • Jika saat ketua penguji melakukan cek kondisi ruangan dan peralatan peserta dianggap tidak memenuhi poin 2-6, maka sidang peserta ditunda ke gelombang 2 dan peserta tidak mendapatkan insentif sidang gelombang 1.

Proses pelaksanaan sidang secara daring ini dilakukan pada tanggal 6-10 Juli 2020 dengan total peserta berjumlah 32 orang.