Upaya Publik dalam Mendukung Penanganan Covid-19

Internal - 28 Juni 2020 - 12:00 AM

Dalam bentuk penyajian, data dan informasi digunakan dengan menggunakan peta persebaran. WHO merilis data persebaran covid-19 yang ada di setiap negara dimana warna yang semakin tua maka jangkauan sebaran covid-19 sangat banyak. Dari mahasiswa dan akademisi bagaimana kita menggunakan data dalam penanganan covid-19. Jenis penggunaan data untuk kasus penanganan sebaran penyakit seperti:

  1. Descriptive statistic and Geographic Distribution
  2. Spatial Temporal Pattern
  3. Spatial Relationship
  4. Spatial and Space Time Scan Statistic

Descriptive statistic and Geographic Distribution

Terhadap suatu kasus dimana hubungan antara tingkat kesehatan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi orang yang terpapar (makanan, gaya hidup dan lingkungan) dengan menilai 190 negara lalu dihitung nilai minimal dan maksimal dan standar deviasi serta dinyatakan dalam peta berdasarkan nilai persentil dan jumlah positif covid-19.

Spatial Temporal Pattern

Pola spasial migrasi berubah dan memberikan pengaruh pada pembangunan sosial di seluruh negara misalnya China. Matriks Asal Tujuan (MAT) digunakan untuk mengetahui migrasi yang berisi informasi asal, tujuan, dan jumlah migran yang mencerminkan data geografis tentang pola spasial temporal migrasi. Dengan mengunakan tahapan sebagai berikut

  1. Visualisasi dan analisis migrasi
  2. Penyebab Interaksi yang berubah

Spatial Relationship

Adanya analisa hubungan spasial antara kepadatan populasi dan fitur geografis dengan metode tradisional dengan menggunakan statistik auto korelasi spasial dan analisis regresi. Analisis tradisional spasial merupakan suatu distrbusi spasial suatu sarana sebagai pola titik yang dipetakan melalui bentuk distribusi kepadatan spasial populasi dnegan pola raster. Standar deviasi dan titik pusat rata-rata geografis juga ditampilkan dengan dibedakan berdasarkan warna.

Spatial and Space Time Scan Statistic

Adanya pengaruh polusi udara terhadap tingkat kematian yang digunakan menggunakan cluster statistik untuk area tertentu yang dipetakan sesuai dengan rasio kemungkinan (likelihood ratio) dengan menggunakan analisis korelasi spasial antara polusi udara dan penyakit kardiovaskuler.

Pengambaran peta dalam kasus pandemi pada tahun 1954 digambarakan dalam bentuk titik. Dalam menampilkan data kita harus menampilkan lokasi, waktu dan jumlah. Big data dalam covid-19 terdiri dari :

  1. Data lokasi, pesanan publik dan kontrol data (berdasarkan urgensi)
  2. HAM dan perlindungan data
  3. Prinsip dan aturan data berdasarkan kebutuhan yang ada

Kunci utama yang menjadi perhatian dalam big data covid-19 yaitu :

  1. Potensi penggunaan big data untuk tujuan tidak etis
  2. Potensi untuk menyesatkan karena tergantung pada data yang tidak representative dan bias
  3. Berbagai tantangan privasi dan keamanan yang terkait dengan data (termasuk data berbahaya yang dapat sengaja dirusak)
  4. Pengesampingan prinsip-prinsip kemanusiaan dengan penggunaan data secara eksploratif melalui agen privat.

Tiga rekomendasi spesifik berkaitan dengan media sosial

  1. Harus fokus membangun dan memelihara berbagai ikatan sosial selama pandemi
  2. Harus berperan aktif  dalam bermedia sosial
  3. Pemahaman terhadap strategi yang efektif untuk membangun dan mempertahankan media sosial selama periode isolasi sosial menggunakan alat komunikasi digital.

Materi dipresentasikan oleh Mega Ulimaz, S.T., M.T dan disarikan oleh Rindi Cynthia Dara.